Komparasi Transmisi Otomatis vs Manual Mitsubishi Outlander Sport GLS A/T

Komparasi Transmisi Otomatis vs Manual Mitsubishi Outlander Sport GLS A/T | Cara Anda menginjak pedal gas memberi kontribusi bagi transmisi untuk memberikan feedback. Diinjak halus, putaran mesin perlahan naik ke 1.500 rpm dan untuk selanjutnya transmisi mengatur rasio untuk menaikkan kecepatan.

Namun jika awalan lebih dalam dan cepat, maka mesin akan segera naik ke 1.500 rpm. Bahkan, hingga 1.800, 2.000, atau 3.000 rpm, tergantung seberapa agresif injakannya. Selama pedal gas tidak diinjak lebih dalam lagi maka kecepatan akan bertahan di satu titik.

Nah, injakan pertama ini yang dijadikan panduan mesin untuk memberikan respons berkendara selanjutnya. Makanya, kami selalu berusaha menerapkan eco driving agar mesin tidak royal membakar BBM. Meski sesekali harus tetap menginjak pedal gas sedikit lebih dalam saat overtaking truk yang melaju sangat pelan. Itupun tak pernah melampaui 1.800 rpm.

Bentuk dasbor lebih fresh dengan revisi pada desain setir yang dilengkapi kontrol audio

url

Bagaimanapun, kerugian mekanis transmisi ini masih lebih besar dari manual. Belum lagi jeda yang timbul saat transmisi merespons injakan pedal gas. Berjibaku di jalan naik-turun dan macet, konsumsi BBM di MID yang mencapai 14 km/l saat cruising di tol Jagorawi, turun hingga 10,8 km/l saat masuk kota Bandung.

Jalan tol Cipularang yang lurus membuatnya dapat stabil melaju di putaran mesin rendah. Jalan menurun menghentikan laju BBM ke dalam mesin dan memberikan efek engine brake yang memadai. Meski CVT, kepintaran komputer mesin selalu dapat memberikan rpm pas sehingga mobil tidak nyelonong dan lebih mudah dikendalikan.

Dan hasilnya adalah konsumsi BBM full to full sehemat 12,8 km/l. Selisih 1,1 km/l dengan manual membuatnya lebih bernilai lantaran beratnya medan jalan yang dilalui. Praktis Anda tak perlu menekan pedal kopling yang berat.

url 20140626_Manual_Outlander_Sports-05 Mitsubishi Outlander Sport
Transmisi CVT dengan mode manual memberikan pengalaman berkendara terbilang baik Mesin cukup irit walau bukan yang terbaik di kelasnya Harus kerja keras saat menaklukkan tanjakan dan jalan macet di Puncak

Ia juga hanya kalah 0,4 km/l di rute dalam kota dengan konsumsi BBM 9,8 km/l. Bahkan keunggulan putaran mesin lebih rendah saat kecepatan jelajah 100 km/jam membuatnya unggul 0,4 km/l di tol dengan angka 15,6 km/l.

Menariknya, ia mencatat waktu 11,7 detik di figur akselerasi 0-100 km/jam. Selisih 1,6 detik lebih lambat masih cukup memadai. Walau sepertinya aplikasi pelek lebih lebar 1 inci membuatnya lebih lambat 1 detik Cara Anda menginjak pedal dari model lawas.

Sumber

Dapatkan Promo Penawaran Terbaik dan bonus menarik lainnya, melalui Form Simulasi Kredit (Ajukan Online sekarang juga, proses cepat & mudah)
Untuk mengetahui secara detil setiap angsuran Mitsubishi, bisa menggunakan Form Simulasi kredit dibawah ini
Form Simulasi Kredit
_____________________________________________________________________________
Atau Hubungi Kami Langsung di no
Klik Telp: 085277956145
Klik Whatsapp: 085277956145
_____________________________________________________________________________
Atau Tukarkan mobil bekas anda dengan mobil baru Mitsubishi menggunakan form Tukar Tambah dibawah ini

Posted in News and tagged .